Disini saya tidak membahas mengenai Fosil Hidup yang itu, namun Fosil hidup yang lain yaitu Pohon Pinus.
Opening:
The Wollemi Pine adalah salah satu tanaman tertua dan paling langka di dunia yang akan membawa kita serasa kembali ke jaman jurrasic. Fosil terakhir ditemukan 90 juta tahun yang lalu. Saat ini hanya ada kurang dari 100 pohon Wollemia dewasa yang hidup di alam bebas dan secara langsung wollemia menjadi fokus utama para peneliti untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya.
Walaupun habitat asli pinus ini dirahasiakan, ada salah satu program menarik dari program konservasinya, yaitu anda dapat menanam sendiri Wollemia ini di dalam pekarangan rumah anda sendiri.
Fakta:
- Kenapa Sangat Spesial?? karena Dia adalah salah satu tumbuhan tertua dan terlangka di Dunia.
- Nama Ilmiahnya adalah Wollemia nobilis.
- Berasal dari Family Araucariaceae.
- Jenis tanaman terdekat adalah Kauri Pine, Zimmertanne, Hoop Pine, Bunya Pine dan Chilenische Araukarie.
- Ditemukan kembali pada Tahun 1994 oleh David Noble seorang anggota dari National Park Autorithy 200 km arah barat Sydney, dalam sebuah jurang di hutah tropis seluas 500.000 hektar di Taman Nasional Wollemi, Blue Mountains.
- Wollemi Pine pertama ada sekitar 200 juta tahun yang lalu dan fosil terakhir yang ditemukan berumur 90 juta tahun.
- Populasi saat ini hanya kurang dari 100 pohon dewasa. Dengan ciri "pohon jarum" yang menarik denan warna daun hijau gelap dan kulit bersisik, dan tumbuh dalam satu grup. Wollemia sendiri dapat tumbuh dengan sangat baik dengan cahaya yang cukup dan sangat sempurna di tanah asam dengan suhu berkisar -12 hingga 45 derajad C.
- Ukuran Wollemi terbesar disebut King Willy, dengan tinggi sekitar 40 m dan diameter batang sekitar 1,2m
Kondisi Ilmiah:
Nama : Wollemia merupakan bentuk nama latin dari Wollemi, nama Taman Nasional di New South Wales dimana pohon tersebut ditemukan, nobilis merupakan penghargaan kepada David Noble, sang penemu pertama Pinus Wollemi pada tahun 1994
Lokasi Taman nasional Wollemi
Kumpulan The Wollemia Pine
Family:
The Wollemia Pine merupakan satu - satunya genus wollemia yang hidup dari 3 genus jenis family Araucariaceae. pinus ini memiliki fitur yang sama dengan genus Aghatis dan Araucaria, serta fosil cretaceous di jaman tertiary, yang masuk dalam genus Araucarioiden.
Wollemi Dewasa
Habitat dan Lingkungan Hidup:
Dalam Habitat alami mereka, Wollemi dapat tumbuh setinggi 40 m, dan berdiameter sekitar 1 m. Pohon tumbuh pada suhu -12 hingga 40 derajat C, dan diasumsikan bahwa mereka dapat bertahan hidup bahkan dalam kondisi dingin sekalipun. Keturunan wollemi disebarkan melalui biji dan stek dan dapat tumbuh dengan sangat cepat hinga 50 cm per tahun.
Habitat hidup
Billy King, Pinus Wollemi terbesar
Keunikan:
Kemampuan tanaman dalam membentuk tunas baru secara spontan dan dengan formasi yang cukup unik. Kemampuan mereka bertahan dari Kebakaran dan bencana alam lainnya telah terbukti. Kulit mereka yang berwarna coklat dan berbentuk gelembung juga sangat unik.
Hidup dalam Rumpun
Kulit Pohon wollemi
Genetika:
Variasi genetik di dalam dan diantara Pinus wollemi tidak diketahui. Mereka mempunyai sedikit variasi genetik dari keluarga Araucariaceae. Para peneliti percaya, walaupun dengan minimnya variasi genetik, mereka dapat bertahan hidup dari kebakaran, jaman Es dan pergeseran benua.
Daun Wollemi Pine
Jenis Kelamin:
Sama seperti kerabat Pinus yang lain, Pinus wollemi mempunyai organ jantan dan betina dalam satu pohon yang sama. Jantan dan betina sama - sama terletak di ujung cabang, dengan mayoritas betina di puncak pohon.
Jaring yang dipasang untuk mengumpulkan biji
Fitur Khusus:
Jamur yang ditemukan menempel pada wollemi, menghasilkan sebuah zat kimia bernama Taxol - salah satu obat untuk kanker. Taxol bukanlah produk dari wollemi. Sejumlah Taxol yang diambil dari wollemi dan digunakan untuk tujuan medis sangatlah sedikit. Taxol dalam jumlah melimpah hanya ditemukan di genus Taxus.
Budidaya:
Sebuah program dibuat untuk menjaga kelangsungan spesimen Wollemi Pine. Program ini dilakukan dengan cara memperbanyak Wollemia untuk dikirim ke kebun raya dan kemudian budidaya secara komersial. Pertama di lakukan di Australia pada tahun 2006 dan kemudian di seluruh dunia.
Proses pengambilan Biji Wollemi dengan helikopter
Kultur Jaringan
Hasil pembibitan
Penutup:
Siapa kira sebuah Fosil hidup ditemukan adnya berjarak 125 mil dari sebuah kota padat berpenduduk 4 juta jiwa?? Hmmm, masih banyak yang perlu dilestarikan di Dunia ini :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar